Udayana Journal of Law and Culture (UJLC) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Udayana. Jurnal ini memiliki fokus dan ruang lingkup yang spesifik, yaitu menawarkan pemulihan lanskap ilmu hukum dengan memulihkan posisi ideologi sebagai aspek analisis ilmu hukum. Analisis khusus jurnal ini berkorelasi antara hukum dan budaya, termasuk aspek hukum yang terkait dengan beberapa disiplin ilmu dan isu, antara lain, dan tidak terbatas pada, ilmu sosial umum, sosiologi, antropologi, ideologi, pariwisata, dan hak asasi manusia.
Sebagai jurnal yang terindeks di Garuda, UJLC menerapkan model akses terbuka. Jurnal ini menyediakan akses penuh secara terbuka (full open access) kepada seluruh pembacanya. Dengan demikian, artikel-artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara bebas tanpa hambatan langganan. Model ini mendukung diseminasi ilmu pengetahuan yang lebih luas.
Salah satu keunggulan utama bagi penulis adalah ketiadaan biaya publikasi. UJLC tidak mengenakan article processing charge (APC) atau article publication charge kepada penulis yang naskahnya diterima untuk dipublikasikan. Biaya publikasi adalah sebesar 0 USD. Kebijakan ini secara signifikan memudahkan penulis, terutama dari berbagai latar belakang, untuk mempublikasikan hasil penelitiannya tanpa beban finansial.
Jurnal ini menerbitkan dua edisi setiap tahun. Status submission atau pengiriman naskah saat ini dalam keadaan terbuka, yang berarti jurnal ini siap menerima naskah baru dari para penulis. Meskipun data mengenai jadwal terbit spesifik, rata-rata waktu review, dan tingkat penerimaan belum tersedia, ketersediaan untuk menerima submission menunjukkan aksesibilitas bagi para akademisi dan peneliti.
Hingga data terakhir, UJLC telah mempublikasikan total 82 artikel yang telah mengumpulkan 387 sitasi. Jurnal ini tidak terindeks di Scopus, namun keberadaannya di Garuda memastikan visibilitas dalam ekosistem publikasi ilmiah nasional. Dengan fokus yang jelas pada korelasi hukum dan budaya serta kemudahan akses tanpa biaya, UJLC menjadi wadah publikasi yang relevan bagi para peneliti di bidang hukum dan kemanusiaan.
Ringkasan dibuat otomatis dari data dan fakta terverifikasi situs jurnal
pada 27 September 2026, 21:43 WIB
.
Udayana Journal of Law and Culture (UJLC) dibentuk dengan merefleksikan fenomena tersebut di atas. Jurnal ini menawarkan pemulihan lanskap ilmu hukum dengan memulihkan posisi ideologi sebagai aspek analisis ilmu hukum, dengan analisis khusus mengenai korelasi antara hukum dan budaya, termasuk aspek hukum yang terkait dengan beberapa disiplin ilmu dan isu, antara lain, dan tidak terbatas pada, ilmu sosial umum, sosiologi, antropologi, ideologi, pariwisata, dan hak asasi manusia.