Jurnal Teknologi Industri Pertanian merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Pertanian Bogor. Jurnal ini memiliki fokus pada perkembangan ilmu dan teknologi di bidang pertanian, khususnya terkait upaya peningkatan produksi komoditas pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan krisis energi global. Ruang lingkupnya mencakup penelitian pemanfaatan biomassa (produk pertanian) tidak hanya sebagai bahan baku bioenergi, tetapi juga untuk mengolah produk agro menjadi produk ekonomi bernilai tinggi serta mewujudkan produksi bersih di industri agro.
Proses submission naskah untuk jurnal ini terbuka bagi para peneliti dan akademisi. Status penerimaan naskah atau submission dinyatakan aktif, memungkinkan penulis untuk mengirimkan artikel ilmiah yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal. Jurnal ini menerbitkan edisi sebanyak tiga kali dalam setahun. Informasi mengenai jadwal terbitan spesifik belum tersedia dalam data saat ini.
Setelah naskah dikirimkan, jurnal ini menjalani proses review untuk menjamin kualitas dan orisinalitas artikel. Meskipun data tidak merinci metode peer review yang digunakan, seperti single-blind atau double-blind, keberadaan proses review merupakan bagian integral dari alur editorial. Jurnal ini juga memiliki sistem penerbitan akses terbuka atau open access, yang memungkinkan akses gratis bagi pembaca terhadap seluruh konten artikelnya.
Jurnal Teknologi Industri Pertanian terindeks di beberapa basis data dan indeksasi nasional. Jurnal ini terindeks di Garuda (Garba Rujukan Digital) dan memiliki DOI dengan prefix 10.24961/j.tek.ind.pert. Selain itu, jurnal ini tercatat memiliki ISSN cetak 0216-3160 dan ISSN elektronik 2252-3901. Dari sisi kontribusi ilmiah, jurnal ini telah menerbitkan total 646 artikel yang telah mengumpulkan 6.664 sitasi.
Berdasarkan data yang tersedia, Jurnal Teknologi Industri Pertanian memiliki peringkat SINTA 2. Informasi mengenai article processing charge atau APC tidak konsisten dalam data; satu bagian menyatakan APC gratis, sementara bagian lain mencantumkan nominal sebesar 1.500.000 IDR. Data juga tidak menyediakan informasi terkait dewan editor, tingkat penerimaan, atau h-index jurnal.
Ringkasan dibuat otomatis dari data dan fakta terverifikasi situs jurnal
pada 28 September 2026, 06:34 WIB
.
The development of science and technology in agriculture, has been instrumental in increasing the production of various agricultural commodities. But climate change is also uncertain world led to decreased agricultural productivity. World energy crisis resulted in higher prices of agricultural commodities due to competition between food and energy are higher. Efforts to utilize biomass (agricultural products) has started a lot of research, not only as raw material for bioenergy, but also in an attempt to exploit agro-products into valuable economic products, and realize clean production in agro-industry.