JURNAL SIPAKALEBBI adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dan didanai oleh Pusat Studi Gender dan Anak (Center for Gender and Child Studies) LP2M Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Jurnal ini terbit dua kali setiap tahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember, dengan edisi terakhir yang tercatat adalah Vol 10 No 1 (2026): Juni. Jurnal ini berstatus open untuk submission dan telah terindeks di Garuda.
Secara bidang keilmuan, JURNAL SIPAKALEBBI mencakup lima bidang utama, yaitu Humanities, Education, Languange, Linguistic, Communication & Media, Law, Crime, Criminology & Criminal Justice, serta Social Sciences. Meskipun cakupan bidangnya luas, ruang lingkup riset yang diterima difokuskan pada isu-isu terkini mengenai gender atau anak, baik pada tingkat regional maupun global. Hal ini sejalan dengan peran penerbitnya sebagai pusat studi gender dan anak.
Jurnal ini memiliki DOI dengan prefix 10.24252/sipakalebbi. Untuk ISSN cetak dan elektronik, data yang tersedia menunjukkan tanda hubung, sehingga informasi tersebut tidak dapat dipastikan. Jurnal ini tidak terindeks di Scopus, namun telah terindeks di Garuda. Berdasarkan peringkat SINTA, JURNAL SIPAKALEBBI berada pada peringkat S5.
Dari sisi biaya publikasi, jurnal ini menerapkan article processing charge (APC) sebesar IDR 500.000. Artinya, jurnal ini tidak gratis untuk penulis yang ingin menerbitkan artikelnya. Kontak resmi jurnal dapat dihubungi melalui email
[email protected].
Hingga saat ini, total artikel yang telah terbit di JURNAL SIPAKALEBBI berjumlah 101 artikel. Data mengenai rata-rata review dalam minggu, tingkat penerimaan, jumlah sitasi, dan h5 index tidak tersedia dalam sumber data. Selain itu, informasi mengenai dewan editor, jumlah editor, serta kebijakan editorial juga belum tercantum.
Ringkasan dibuat otomatis dari data dan fakta terverifikasi situs jurnal
pada 01 Oktober 2026, 21:28 WIB
.
JURNAL SIPAKALEBBI is a scholarly journal published and funded by Pusat Studi Gender dan Anak (Center for Gender and Child Studies) LP2M Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. The journal publishes 2 issues each year regarding current issues in gender or child regionally or globally.